Perjalanan sehari dari Phnom Penh: Destinasi & tur terbaik 2026

Oleh · Pendiri & Pakar Partner Jalan-Jalan

Phnom Penh, ibu kota Kamboja yang dinamis, adalah gerbang menuju kekayaan budaya dan sejarah. Namun, pesonanya tidak berhenti di batas kota. Bagi para solo traveler yang mencari pengalaman baru, atau mereka yang beruntung menemukan teman seperjalanan dari komunitas urlaubspartner.net, menjelajahi daerah sekitar Phnom Penh dapat menjadi pengisi liburan yang tak terlupakan.

Kamboja menawarkan lanskap yang beragam, mulai dari kota-kota bersejarah yang tenang hingga desa-desa di lereng gunung, semuanya dalam jangkauan perjalanan sehari dari ibu kota. Anda dapat menyelami sejarah kuno, mengagumi keindahan alam, atau sekadar menikmati suasana pedesaan yang damai, semua tanpa perlu menginap.

Panduan ini dirancang untuk membantu Anda merencanakan petualangan sehari yang sempurna. Kami akan mengulas destinasi-destinasi terbaik, cara mencapainya, apa yang bisa dilakukan setibanya di sana, dan tips praktis lainnya. Bersiaplah untuk menemukan sisi lain dari Kamboja yang menunggu untuk dijelajahi, baik Anda bepergian sendiri atau bersama "travel buddy" baru Anda.

+ Ke daftar perjalanan sehari terbaik dari Phnom Penh

Menjelajahi Sejarah dan Spiritual di Oudong

Oudong, bekas ibu kota Kamboja dari tahun 1618 hingga 1866, adalah destinasi yang sempurna untuk pecinta sejarah dan budaya. Terletak sekitar 40 kilometer di barat laut Phnom Penh, situs ini menawarkan pemandangan stupa-stupa kuno yang megah dan kuil-kuil Buddha yang tenang di puncak bukit. Puncak bukit memungkinkan Anda menikmati pemandangan pedesaan Kamboja yang luas dan indah. Area ini juga merupakan tempat di mana sebagian besar raja-raja Khmer kuno dimakamkan, menjadikannya situs spiritual yang penting bagi banyak warga Kamboja. Pendakian menuju puncak mungkin sedikit menantang, namun pemandangan dan ketenangan yang ditawarkan sangat sepadan. Di puncak, Anda bisa menemukan patung Buddha berukuran raksasa dan beberapa vihara yang masih aktif. Datanglah pagi hari untuk menghindari terik matahari dan nikmati pengalaman yang lebih tenang.

Untuk mencapai Oudong, Anda bisa menyewa taksi atau tuk-tuk pribadi selama sehari, dengan perkiraan biaya sekitar ~€20-30 tergantung negosiasi. Waktu perjalanan sekitar 1-1,5 jam. Menggunakan bus umum juga dimungkinkan, namun mungkin memerlukan transfer dan waktu perjalanan yang lebih lama. Oudong adalah destinasi wisata sehari penuh (full-day trip) yang ideal untuk memahami sejarah kerajaan Kamboja dan menikmati suasana pedesaan. Musim kemarau (November hingga April) adalah waktu terbaik untuk berkunjung guna menghindari hujan dan menikmati pendakian yang nyaman.

Chisor Mountain: Pemakaman Raja dan Pemandangan Luas

Phnom Chisor, sebuah situs kuil kuno yang terletak di dekat kota Takeo, menawarkan kombinasi sejarah, spiritualitas, dan pemandangan alam yang memukau. Berjarak sekitar 60 kilometer di selatan Phnom Penh, kuil bukit ini dibangun pada abad ke-11 oleh Raja Suryavarman I, didedikasikan untuk dewa Hindu Siwa. Untuk mencapai puncaknya, Anda harus menaiki sekitar 400 anak tangga dari dasar bukit, namun pemandangan dataran hijau dan sawah di sekitarnya yang terhampar luas akan langsung menghilangkan rasa lelah Anda. Di puncak, Anda akan menemukan reruntuhan kuil bata merah yang masih berdiri kokoh serta sebuah vihara Buddha yang lebih baru. Situs ini tidak seramai Angkor Wat dan menawarkan suasana yang lebih tenang dan mendalam, ideal untuk refleksi dan fotografi.

Perjalanan ke Phnom Chisor biasanya memakan waktu sekitar 1,5 hingga 2 jam dengan mobil atau taksi. Biaya sewa taksi swasta untuk perjalanan pulang-pergi mungkin berkisar ~€30-40. Meskipun bisa diakses dengan sepeda motor bagi petualang, taksi atau motor pribadi yang disewa adalah pilihan paling nyaman. Ini adalah perjalanan sehari penuh, memungkinkan Anda menjelajahi kuil, menikmati pemandangan, dan mungkin mampir di kota Takeo. Musim kemarau (November hingga April) adalah waktu terbaik untuk mengunjungi karena cuaca yang cerah dan jalur pendakian yang kering.

Koh Dach (Pulau Sutra): Pesona Kerajinan Tradisional

Lepaskan diri sejenak dari hiruk pikuk kota dengan kunjungan ke Koh Dach, atau yang lebih dikenal sebagai 'Pulau Sutra', hanya berjarak sekitar satu jam perjalanan dari Phnom Penh. Terletak di Sungai Mekong, pulau ini terkenal dengan industri tenun sutra tradisionalnya. Di sini, Anda dapat mengamati proses pembuatan sutra dari awal hingga akhir - mulai dari ulat sutra, proses pemintalan benang, hingga penenunan kain yang indah dengan pola rumit. Banyak workshop lokal membuka pintunya untuk pengunjung, memungkinkan Anda untuk tidak hanya melihat tetapi juga membeli produk-produk sutra asli sebagai oleh-oleh.

Selain kerajinan sutra, Koh Dach menawarkan pemandangan pedesaan yang tenang dengan sawah-sawah hijau, kebun buah, dan rumah-rumah panggung tradisional. Anda bisa menyewa sepeda di pulau untuk menjelajahi keindahan alamnya atau sekadar bersantai di salah satu kafe tepi sungai. Untuk mencapai Koh Dach, Anda bisa naik tuk-tuk atau taksi ke terminal feri kecil di seberang pulau. Tiket feri sangat murah, hanya sekitar ~€1-2 per orang. Ini adalah perjalanan setengah hari hingga sehari penuh yang sempurna, bergantung pada seberapa banyak Anda ingin menjelajah. Kunjungan di pagi hari direkomendasikan untuk melihat aktivitas penenun dan menikmati udara segar. Ini adalah destinasi yang mudah diakses tanpa mobil pribadi, hanya dengan tuk-tuk dan feri.

  • Sutra Traditional Handicraft Workshop

    📍 Koh Dach, Kandal

    Saksikan langsung proses pembuatan sutra tradisional Kamboja dari awal hingga akhir, dan beli produk lokal unik.

  • Koh Dach Beach

    📍 Koh Dach, Kandal

    Tempat bersantai di tepi sungai yang ramai di akhir pekan dengan jajanan lokal dan suasana santai.

Menemukan lokasi yang tak terlupakan dan ingin mempresentasikannya di sini? Sebagai anggota komunitas, perkenalkan satu lokasi di Phnom Penh untuk Koh Dach (Pulau Sutra): Pesona Kerajinan Tradisional.

Perkenalkan Lokasi Anda Sendiri

Entri baru akan ditinjau oleh tim kami sebelum dipublikasikan.

Menuju Pegunungan Cardamom: Taman Nasional Kirirom

Bagi para pencinta alam dan petualang, Taman Nasional Kirirom menawarkan pelarian yang menyegarkan ke tengah hutan pegunungan yang lebat. Terletak sekitar 110 kilometer di barat daya Phnom Penh, taman nasional ini adalah taman nasional pertama di Kamboja dan terkenal dengan hutan pinus yang langka serta keberagaman hayati yang kaya. 'Kirirom' berarti 'Gunung Kebahagiaan', diambil dari nama yang diberikan oleh Raja Sihanouk. Anda bisa menikmati trekking ke air terjun, bersepeda di jalur gunung, atau sekadar menikmati udara segar pegunungan. Ada beberapa jalur hiking dengan tingkat kesulitan bervariasi yang mengarah ke air terjun, danau, atau titik pandang yang menakjubkan.

Perjalanan ke Kirirom biasanya memakan waktu sekitar 2,5 hingga 3 jam dengan mobil. Menyewa taksi pribadi atau bergabung dengan tur adalah pilihan terbaik, dengan biaya sekitar ~€50-70 untuk sewa mobil sehari. Mengingat lokasinya yang terpencil dan kurangnya transportasi umum langsung, memiliki kendaraan sendiri (atau sewaan) sangat disarankan untuk eksplorasi penuh. Ini adalah perjalanan sehari penuh yang memerlukan perencanaan matang, terutama jika Anda ingin mendaki beberapa jalur. Musim hujan (Mei hingga Oktober) membuat air terjun lebih spektakuler, namun jalur mungkin licin. Musim kemarau (November hingga April) menawarkan cuaca yang lebih nyaman untuk kegiatan luar ruangan.

  • Kirirom National Park Entrance

    📍 Kirirom, Kampong Speu

    Gerbang masuk utama ke taman nasional yang menawarkan hutan pinus, air terjun, dan beragam satwa liar.

  • Kirirom Waterfall

    📍 Kirirom National Park, Kampong Speu

    Salah satu daya tarik utama taman dengan beberapa tingkat air terjun yang indah, cocok untuk berenang dan piknik.

Menemukan lokasi yang tak terlupakan dan ingin mempresentasikannya di sini? Sebagai anggota komunitas, perkenalkan satu lokasi di Phnom Penh untuk Menuju Pegunungan Cardamom: Taman Nasional Kirirom.

Perkenalkan Lokasi Anda Sendiri

Entri baru akan ditinjau oleh tim kami sebelum dipublikasikan.

Kampong Chhnang: Menyingkap Kehidupan Tepi Danau

Kampong Chhnang, yang berarti 'Pelabuhan Tembikar', adalah sebuah provinsi dan kota kecil yang terletak sekitar 90 kilometer di utara Phnom Penh. Terkenal dengan desa-desa terapung uniknya dan industri tembikar tradisionalnya, kota ini menawarkan gambaran autentik kehidupan pedesaan Kamboja di sekitar danau Tonle Sap. Anda bisa menyewa perahu kecil untuk menjelajahi desa-desa terapung, melihat rumah-rumah, sekolah, bahkan gereja yang semuanya mengambang di atas air. Pasar lokal yang ramai juga menjadi daya tarik, di mana Anda bisa menemukan kerajinan tangan lokal, ikan segar, dan produk pertanian.

Untuk mencapai Kampong Chhnang, Anda bisa naik bus dari Phnom Penh yang memakan waktu sekitar 1,5 hingga 2 jam, dengan tiket di kisaran ~€5-10. Alternatifnya, Anda bisa menyewa taksi pribadi. Ini adalah perjalanan sehari penuh yang memungkinkan Anda untuk benar-benar merasakan kehidupan lokal. Paling baik untuk mengunjungi selama musim kering (November hingga April) saat permukaan air lebih stabil dan cuaca lebih nyaman untuk berkeliling dengan perahu. Anda dapat dengan mudah menjelajahi kota dan desa terapung tanpa perlu mobil setelah tiba, karena tur perahu lokal tersedia di lokasi.

  • Kampong Chhnang Floating Village

    📍 Kampong Chhnang City, Kampong Chhnang

    Rasakan kehidupan unik di desa terapung, dengan rumah, sekolah, dan toko di atas air.

  • Kampong Chhnang Market

    📍 Kampong Chhnang City, Kampong Chhnang

    Pasar lokal yang ramai menawarkan tembikar tradisional, makanan segar, dan suasana otentik.

Menemukan lokasi yang tak terlupakan dan ingin mempresentasikannya di sini? Sebagai anggota komunitas, perkenalkan satu lokasi di Phnom Penh untuk Kampong Chhnang: Menyingkap Kehidupan Tepi Danau.

Perkenalkan Lokasi Anda Sendiri

Entri baru akan ditinjau oleh tim kami sebelum dipublikasikan.

Menikmati Keindahan Sungai di Koh Pēn

Jika Anda mencari pelarian yang lebih santai dan dekat, Koh Pēn, sebuah pulau kecil di Sungai Mekong dekat Kampong Cham, bisa menjadi pilihan yang menarik. Meskipun Kampong Cham sendiri sedikit lebih jauh (sekitar 2 jam perjalanan), Koh Pēn dapat diakses dalam perjalanan sehari dengan fokus pada kehidupan sungai. Pulau ini terkenal dengan jembatan bambu musiman terpanjang di dunia yang menghubungkannya dengan daratan utama (dibangun kembali setiap musim kering dan dibongkar saat musim hujan). Pengalaman melintasi jembatan ini saja sudah merupakan daya tarik tersendiri.

Di Koh Pēn, Anda dapat menyewa sepeda untuk menjelajahi desa-desa yang tenang, melihat sawah, dan berinteraksi dengan penduduk lokal yang ramah. Rasakan kehidupan pedesaan yang autentik, jauh dari keramaian kota. Ada beberapa guesthouse kecil dan tempat makan lokal jika Anda ingin bersantai lebih lama. Untuk mencapai Kampong Cham, Anda bisa naik bus dari Phnom Penh (sekitar 2-2,5 jam, ~€7-12). Dari Kampong Cham, naik tuk-tuk ke jembatan bambu atau feri penyeberangan ke Koh Pēn. Ini adalah perjalanan sehari penuh, terutama jika Anda ingin menjelajahi Kampong Cham juga. Musim kemarau (Januari hingga Mei) adalah waktu terbaik untuk melintasi jembatan bambu.

  • Koh Pēn Bamboo Bridge

    📍 Kampong Cham

    Jembatan bambu musiman terpanjang di dunia (dibangun ulang setiap tahun) yang menghubungkan daratan dengan pulau Koh Pēn. Pengalaman yang unik dan ikonik.

  • Koh Pēn Villages

    📍 Koh Pēn, Kampong Cham

    Jelajahi desa-desa yang tenang dengan sepeda, bertemu penduduk lokal, dan nikmati pemandangan pedesaan yang autentik.

Menemukan lokasi yang tak terlupakan dan ingin mempresentasikannya di sini? Sebagai anggota komunitas, perkenalkan satu lokasi di Phnom Penh untuk Menikmati Keindahan Sungai di Koh Pēn.

Perkenalkan Lokasi Anda Sendiri

Entri baru akan ditinjau oleh tim kami sebelum dipublikasikan.

Tips Praktis untuk Perjalanan Sehari

Merencanakan perjalanan sehari dari Phnom Penh membutuhkan beberapa pertimbangan agar pengalaman Anda berjalan lancar dan menyenangkan. Pertama, selalu perhatikan waktu perjalanan. Meskipun beberapa destinasi terlihat dekat di peta, kondisi jalan dan lalu lintas dapat memengaruhi durasi perjalanan. Mulailah perjalanan Anda sedini mungkin, terutama jika Anda merencanakan kunjungan ke beberapa tempat atau ingin menikmati suasana yang lebih tenang sebelum keramaian. Kedua, selalu menawar harga untuk taksi atau tuk-tuk. Negosiasi adalah hal biasa di Kamboja, jadi jangan ragu untuk tawar-menawar harga yang wajar sebelum memulai perjalanan.

Ketiga, persiapkan diri untuk cuaca tropis Kamboja. Kenakan pakaian yang ringan dan nyaman, bawa topi, kacamata hitam, dan tabir surya. Selalu bawa air minum yang cukup untuk menghindari dehidrasi. Keempat, uang tunai adalah raja di luar kota Phnom Penh. Meskipun beberapa tempat menerima dolar AS, mata uang lokal (Riel Kamboja) akan sangat berguna, terutama untuk pembelian kecil di pasar lokal atau di desa-desa. Terakhir, jika Anda bepergian sendiri, pertimbangkan untuk mencari teman seperjalanan melalui urlaubspartner.net. Berbagi biaya transportasi dan pengalaman seringkali membuat perjalanan lebih menyenangkan dan terjangkau, terutama untuk destinasi yang agak terpencil.

Waktu Terbaik untuk Petualangan

Pemilihan waktu yang tepat untuk kunjungan sehari dari Phnom Penh dapat sangat memengaruhi pengalaman Anda. Secara umum, musim kemarau di Kamboja, yaitu dari November hingga April, dianggap sebagai waktu terbaik untuk bepergian. Selama periode ini, cuaca cenderung cerah dan kering, membuat aktivitas luar ruangan seperti hiking, bersepeda, dan menjelajahi situs-situs kuno menjadi lebih nyaman. Suhu rata-rata berkisar antara 25-30 derajat Celcius, meskipun Maret dan April bisa menjadi sangat panas.

Musim hujan, yang berlangsung dari Mei hingga Oktober, ditandai dengan curah hujan yang lebih tinggi dan kelembapan. Namun, ini juga merupakan waktu di mana lanskap Kamboja menjadi subur dan hijau, dengan air terjun yang mengalir deras dan danau-danau yang penuh. Jika Anda tidak keberatan dengan hujan sporadis (yang biasanya tidak berlangsung sepanjang hari), musim ini dapat menawarkan pengalaman yang unik dan pemandangan yang indah, terutama untuk tujuan seperti Taman Nasional Kirirom. Penting untuk memeriksa ramalan cuaca sebelum keberangkatan dan selalu membawa payung atau jas hujan jika bepergian selama musim hujan. Apapun musimnya, selalu mulai petualangan Anda di pagi hari untuk memaksimalkan waktu Anda dan menghindari terik matahari tengah hari.

Cari partner jalan-jalan untuk Phnom Penh

Panduan lainnya untuk Phnom Penh

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Destinasi wisata sehari utama apa yang paling populer dari Phnom Penh dan mengapa?
Destinasi wisata sehari yang paling populer dari Phnom Penh adalah Oudong dan Phnom Chisor karena keduanya menawarkan kombinasi sejarah, budaya, dan pemandangan alam yang memukau. Oudong adalah bekas ibu kota dengan stupa dan kuil kuno di puncak bukit, sementara Phnom Chisor menyajikan reruntuhan kuil Hindu dari abad ke-11 dengan panorama yang luas. Keduanya mudah diakses dan memberikan wawasan mendalam tentang warisan Kamboja.
Apakah mungkin melakukan perjalanan sehari dari Phnom Penh tanpa menyewa mobil atau motor pribadi?
Ya, banyak perjalanan sehari dari Phnom Penh dapat dilakukan tanpa menyewa mobil pribadi. Anda bisa menggunakan bus umum untuk destinasi seperti Kampong Chhnang atau Kampong Cham, serta menyewa tuk-tuk untuk perjalanan yang lebih dekat seperti ke Koh Dach atau Oudong. Untuk beberapa lokasi, seperti Koh Dach, Anda hanya perlu mengambil tuk-tuk ke dermaga feri dan kemudian menyeberang dengan feri lokal.
Berapa anggaran yang harus saya siapkan untuk perjalanan sehari dari Phnom Penh?
Anggaran perjalanan sehari bisa sangat bervariasi. Untuk destinasi yang lebih dekat dan menggunakan transportasi umum atau tuk-tuk (misalnya Koh Dach), Anda mungkin hanya perlu ~€10-20. Untuk destinasi yang lebih jauh atau jika Anda menyewa taksi pribadi (seperti ke Oudong atau Phnom Chisor), persiapkan ~€30-50. Sementara untuk Taman Nasional Kirirom dengan sewa mobil pribadi, bisa mencapai ~€50-70 atau lebih. Selalu alokasikan dana tambahan untuk makanan, minuman, dan biaya masuk (jika ada).
Apa yang harus saya bawa untuk perjalanan sehari di luar Phnom Penh?
Untuk perjalanan sehari, pastikan Anda membawa pakaian ringan dan nyaman, topi atau penutup kepala, kacamata hitam, tabir surya, dan sepatu yang nyaman untuk berjalan kaki (terutama jika ada pendakian). Selalu bawa botol air minum isi ulang, beberapa camilan ringan, dan uang tunai Kamboja untuk pembelian kecil. Jangan lupa kamera Anda untuk mengabadikan momen, serta charger portabel untuk perangkat elektronik.
Apakah ada pilihan "off the beaten path" yang direkomendasikan untuk perjalanan sehari?
Untuk pengalaman "off the beaten path", pertimbangkan untuk mengunjungi Koh Pēn dekat Kampong Cham, terutama untuk melintasi jembatan bambu musiman yang unik dan menjelajahi kehidupan pedesaan yang tenang. Pilihan lainnya adalah menjelajahi Kampong Chhnang yang terkenal dengan desa terapung dan kerajinan tembikarnya, yang menawarkan wawasan mendalam tentang budaya lokal dan kehidupan sungai.
Apakah aman bagi solo traveler wanita untuk melakukan perjalanan sehari di luar Phnom Penh?
Secara umum, Kamboja dan area sekitar Phnom Penh cukup aman bagi solo traveler wanita, namun kehati-hatian selalu disarankan. Pilihlah transportasi yang memiliki reputasi baik, beritahu seseorang tentang rencana Anda, dan hindari bepergian sendirian di tempat yang sangat terpencil setelah gelap. Bergabung dengan tur kelompok atau mencari teman seperjalanan melalui komunitas seperti urlaubspartner.net bisa menjadi pilihan yang lebih nyaman dan aman.
Bagaimana cara terbaik untuk menyewa transportasi untuk perjalanan sehari?
Ada beberapa cara: Anda bisa menyewa taksi pribadi untuk sehari penuh melalui hotel Anda atau memesan dengan aplikasi seperti PassApp atau Grab (meskipun jangkauannya terbatas di luar kota). Untuk jarak yang lebih pendek, menyewa tuk-tuk untuk sehari juga merupakan pilihan yang populer dan ekonomis. Untuk perjalanan ke provinsi yang lebih jauh, bus umum adalah pilihan termurah, namun mungkin kurang fleksibel dalam hal jadwal dan rute.
Apakah ada persyaratan visa khusus untuk keluar/masuk Phnom Penh saat perjalanan sehari?
Tidak, selama Anda tidak meninggalkan Kamboja dan hanya bepergian di dalam negeri, tidak ada persyaratan visa khusus atau kontrol imigrasi saat melakukan perjalanan sehari dari Phnom Penh ke destinasi di provinsi lain. Paspor Anda hanya diperlukan sebagai dokumen identitas jika diminta oleh pihak berwenang atau untuk check-in hotel/guesthouse (jika Anda memutuskan menginap).
Bisakah saya menggabungkan beberapa destinasi dalam satu perjalanan sehari?
Tergantung pada jarak dan jenis destinasi. Destinasi yang berdekatan seperti Oudong dan Phnom Chisor mungkin sulit digabungkan dalam satu hari karena lokasi yang berlawanan dan waktu yang dibutuhkan di setiap situs. Namun, Anda bisa memadukan Koh Dach dengan kunjungan singkat ke area terdekat di pinggir kota Phnom Penh. Untuk perjalanan yang lebih jauh, sebaiknya fokus pada satu atau dua destinasi utama agar tidak terburu-buru dan dapat menikmati pengalaman sepenuhnya.
Apa pentingnya mengunjungi situs-situs spiritual bagi pengunjung non-Buddha?
Mengunjungi situs-situs spiritual seperti kuil Buddha di Oudong atau Phnom Chisor adalah penting karena memberikan wawasan mendalam tentang budaya dan sejarah Kamboja. Ini adalah kesempatan untuk mengamati praktik keagamaan lokal, mengagumi arsitektur kuno, dan merasakan ketenangan yang seringkali sulit ditemukan di kota sibuk. Meskipun Anda bukan penganut Buddha, menghormati tradisi dan adat istiadat setempat adalah hal yang penting, misalnya dengan berpakaian sopan dan melepaskan sepatu saat memasuki area suci.